Sejarah dan Jejak Ma'had Al-Birr Unismuh Makassar

Ma’had Al-Birr Makassar merupakan sebuah lembaga pendidikan yang bergerak di bidang pengajaran bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman. Lembaga pendidikan tersebut menempati areal di dalam kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Ma’hd Al-Birr Makassar bertujuan menghasilkan alumni muslim yang berkompeten dalam ilmu Islam, terampil menerjemahkan dan berkomunikasi dalam bahasa Arab, ahli dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan bahasa Arab, serta mampu menjawab masalah keagamaan kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Ma’had Al-Birr Makassar menciptakan sebuah lingkungan pendidikan yang tepat dan kondusif bagi para mahasiswa guna percepatan penguasaan bahasa Arab dan ilmu Islam dengan menyediakan sarana pendukung seperti perpustakaan, pustaka digital, asrama mahasiswa, dan laboratorium bahasa/audiovisual.

Ma’had Al-Birr Makassar secara resmi didirikan pada tahun 1996. Kehadiran Ma’had Al-Birr di kota Makassar adalah berkat kerja sama yang terjalin erat antara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jakarta dengan Yayasan Dâr el-Birr yang berkedudukan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Kerjasama ini dijalin dengan PP Muhammadiyah dikarenakan Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang telah memiiki pondasi yang sangat kuat, baik secara hukum maupun penerimaan masyarakat, sehingga diharapkan dapat membantu dan menopang tujuan dan aktifitas pendidikan dan dakwah yang dijalankan oleh Yayasan Dâr el-Birr. Meskipun terjalin kerjasama antara dua pihak, namun manajemen Ma’had Al-Birr bersifat mandiri/otonom, yang diberikan otoritas penuh terkait segala kebijakan yang akan dan sedang dilakukan yang bersifat intern, dan Muhammadiyah sebagai pelindung atas segala kebijakan-kebijakan tersebut. Adapun penempatan Ma’had ini dan beberapa ma’had yang lain di Universitas Muhammadiyah, karena jenjang pendidikan Ma’had setingkat dengan D2 yang merupakan salah satu jenjang perguruan tinggi.
Yayasan Dâr el-Birr ini sendiri merupakan yayasan yang dibentuk oleh para pengusaha-pengusaha muslim di Uni Emirat Arab. Para pengusaha tersebut mengumpulkan dana untuk selanjutnya disalurkan kepada negara-negara muslim dalam rangka membangun dan mengembangkan lembaga-lembaga keislaman, seperti masjid, panti asuhan, dan lain-lain. Setelah lembaga pendidikan ini resmi berdiri, maka atas restu para donatur tersebut maka digunakanlah nama yayasan Dâr el-Birr sebagai nama lembaga.

Dalam perkembangan selanjutnya, yayasan Dâr el-Birr yang berkantor pusat di Dubai, berubah nama menjadi AMCF (Asia Muslim Charity Foundation) pada tahun 2002 dan memfokuskan aktifitasnya pada pengembangan dan pembinaan lembaga-lembaga pendidikan Islam. AMCF saat ini berkantor pusat di Jakarta namun masih tetap mendapat dukungan dana dari para donatur muslim di Dubai, UEA. Adapun donator utama dari yayasan ini adalah Syekh Muhammad Muhammad Thayyib al-Khoory.
Hingga akhir tahun 2013, selain Ma’had Al-Birr Makassar yang telah berdiri lebih dahulu, AMCF sudah mendirikan dan mengelola sebanyak tujuh belas lembaga pendidikan Islam setingkat diploma dua untuk putra maupun putri yang tersebar di beberapa wilayah propinsi di Indonesia, antara lain di Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan Solo.

Saat ini Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar sudah terintegrasi sepenuhnya dengan Universitas Muhammadiyah Makassar di bawah Fakultas Agama Islam. Hingga saat ini, Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar telah menghasilkan 2210 Alumni.
Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar adalah Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam yang menyelenggarakan Program I’dad Lughawi dan Program Tahfidz Al-Qur'an selama 2 (dua) tahun.
I'dad Lughawi adalah program pendidikan bahasa Arab yang menggunakan kurikulum dan silabus pembelajaran merujuk pada kurikulum LIPIA Jakarta dengan jenjang pendidikan selama 2 (dua) tahun.
Program Studi yang diintegrasikan pada Program I'dad Lughawi Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu Program Studi S1 Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam dan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab.